Harga Ikan Air Tawar Menjelit
Berita / 27/01/2016

Harga Ikan Air Tawar Menjelit ” Jumat, 22 Januari 2016 – 14:20:57 WIB “ Sulitnya pasokannya didapat saat musim penghujan, membuat harga ikan air tawar sepekan terakhir terus melejit di pasaran. Bahkan untuk ikan jenis haruan dari pantauan di Pasar Lama, harganya sudah tak jauh dari harga daging sapi yang dibandol Rp 125.000/Kg, yakni sudah tembus Rp 90.000/Kg, setelah sebelumnya hanya mencapai Rp 60.000/Kg. “Hampir semuanya naik kalau jenis ikan air tawar. Tak hanya haruan, untuk jenis lainnya seperti patin, kapar dan papuyu juga naik harganya,” ujar salah satu pedagang ikan air tawar di Pasar Lama H Hatimah kepada Media Kalimantan kemarin. Untuk patin, kini Rp 25.000/Kg, setelah sebelumnya Rp 20.000/Kg. Kemudian kapar sebelumnya Rp 60.000/Kg, kini Rp 80.000/Kg. Lalu untuk papuyu kini Rp 120.000/Kg, sebelumnya Rp 100.000/Kg. “Ini diprediksi akan terus naik, karena saat musim hujan ini cukup susah bagi nelayan melakukan tangkapan pada ikan air tawar,” tuturnya. Sementara untuk ikan air laut, malah sepekan ini mengalami penurunan harga. Syamsiar salah satu pedagang ikan air laut di Pasar Sentral Antasari mengakui semua jenis harganya turun, karena banjirnya pasokan oleh nelayan. Untuk ikan peda kini Rp 30.000/Kg, sebelumnya Rp 45.000/Kg. Lalu tenggiri sebelumnya Rp 65.000/Kg, kini Rp 60.000/Kg. Sedangkan tongkol…

Pembisnis Handycraft Banua Menjerit
Berita / 27/01/2016

Pembisnis Handycraft Banua Menjerit ” Kamis, 21 Januari 2016 – 15:04:04 WIB “ Naiknya harga komponen bahan baku, khususnya untuk jenis impor, karena terus melejitnya harga Dollar kini terhadap rupiah, membuat pengusaha handycraft di Banua menjerit. Pebisnis handycraft di Banua M Haris mengaku, akibat terus naiknya harga bahan baku hingga sekarang, menjadikan pihaknya makin kesulitan membuat produk yang efesein. “Sudah mulai awal tahun tadi bahan baku impor ini naiknya dan terus berlanjut hingga sekarang. Ini tentunya membuat kami cukup kesulitan untuk tetap menjualnya dengan harga yang kompetitif,” keluh Owner Banjar Mahat tersebut kemarin. Untuk handycraft yang diolahnya seperti mahar, hampir semua bahan baku utama mengalami kenaikan harga, misalnya pita naiknya kini sudah mencapai Rp 4.000 – Rp 5.000 dari harga sebelumnya. Begitu pula aksesoris dari kertas, malah naiknya lebih tinggi dikisaran Rp 20.000 – Rp 40.000 dari harga sebelumnya. “Untuk mensiasatinya, biasanya untuk aksesoris yang sudah mahal harganya kita kurangi dan menggantinya dengan aksesoris lain yang harganya masih kompetitif,” tuturnya. Cara lainnya bisa juga dengan langsung membeli bahan baku ke distributor di pulau Jawa dengan kuantitas yang besar. “Namun saya lakukan itu dengan berkongsi dengan pelaku bisnis mahar lainnya, kalau sendiri budgetnya cukup besar. Sebab kalau membeli disini secara eceran…

Kegiatan Jum’at Bersih
Berita / 27/01/2016

Kegiatan Jum’at Bersih Jum’at 15 Januari 2016 PD. Pasar Bauntung Batuah Kabupaten Banjar melakukan kegiatan jum’at bersih, kali ini target lokasi yang dibersikan adalah TPS di lingkungan Unit area Pasar Martapura.. Kegiatan Jum’at Bersih ini merupakan kegiatan rutin di PD Pasar Bauntung Batuah Kabupaten Banjar, yang dilaksanakan oleh seluruh pegawai dari mulai tingkat pimpinan serta staff pegawai dan juga para petugas kebersihan pasar. Tujuan dari kegiatan jumat bersih yang rutin dilaksanakan tersebut adalah untuk menumbuhkan rasa memiliki di kalangan pegawai akan pentingnya kebersihan lingkungan demi kenyamanan dan kesehatan baik untuk para pedagang maupun para pengunjung di pasar tersebut,  sehingga suasana di lingkungan akan terasa nyaman dan dapat terpelihara dengan baik.

RENCANA PENGEMBANGAN PASAR PADA TAHUN 2016-2041
Uncategorized / 27/01/2016

RENCANA PENGEMBANGAN PASAR PADA TAHUN 2016-2041 Martapura (26/11/2015), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah melalui bidang ekonomi mengadakan acara Rapat Koordinasi dalam rangka Persiapan Penyusunan Masterplan Penataan dan Pengembangan Pasar 2016-2041 di Kabupaten Banjar yang dipimpin oleh Sekretaris Bappeda Kabupaten Banjar Drs. A. Zulyadaini, M.Si Dalam acara tersebut dibahas mengenai penjelasan atau definisi-definisi terkait dari kegiatan tersebut seperti Perdagangan yang artinya tatanan kegiatan yang terkait transaksi barang dan jasa di dalam negeri melampaui batas wilayah negara dengan tujuan pengalihan hak atas barang dan jasa untuk memperoleh imbalan atau kompensasi, pasar yang artinya lembaga ekonomi tempat bertemunya pembeli dan penjual, baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk melakukan transaksi perdagangan, serta pelaku usaha yang maksudnya setiap orang perseorangan warga negara Indonesia atau badan usaha yang berbentuk badan hukum yang didirikan dan berkedudukan dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia yang melakukan kegiatan usaha di bidang perdagangan. Selain itu juga dibahas mengenai pembangunan pasar rakyat yang dapat berlokasi pada setiap sistem jaringan jalan, termasuk sistem jaringan jalan lokal atau jalan lingkungan pada kawasan pelayanan bagian kota/kabupaten atau lokal atau lingkungan (perumahan) di dalam kota/ kabupaten. Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dapat bekerjasama dengan Swasta, Koperasi, Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah…

Minat Pembeli Emas Naik Awal Tahun
Uncategorized / 27/01/2016

Minat Pembeli Emas Naik Awal Tahun Harian Umum Media Kalimantan, BANJARMASIN, MK- Sudah dibagikannya bonus tahunan oleh perusahaan, serta murahnya harga emas dipasaran. Menjadikan momen awal tahun 2016 dimanfaatkan oleh masyarakat Banua untuk berburu emas. Dari pantauan di salah satu pusat pedagangan emas terbesar di Kalsel, yakni Pasar Sentral Antasari. Para pedagang emas mengaku sudah terjadi peningkatan pemberlian emas sejak sepekan terakhir. “Sekarang yang beli kini sudah 70 persen, hanya 30 persen sisanya yang jual. Ini tentu lebih baik dibanding bulan Desember lalu yang kebanyakan menjual emasnya ketimbang membeli,” ujar Owner Toko Emas Taisir 1 H Gurdan kemarin. Untuk saat ini memang diakuinya, harga emas dipasaran masih tergolong murah, jenis emas 99 persen kini hanya dibandrol Rp 485.000/Gram saja dari sebelumnya mencapai Rp 490.000/Gram. Kemudian untuk emas batangan yang sebelumnya dijual Rp 492.000/gram, kini hanya mencapai Rp 473.000/Gram saja. Lalu untuk jenis emas 70 persen hanya Rp 370.000/gram dan jenis 42 persen dijual Rp 220.000/Gram. “Masih murahnya harga emas ini karena bursa saham emas dunia anjlok, harga seperti ini mungkin akan terus berlanjut sampai satu dan dua bulan kedepan,” tuturnya. Sebelumnya, Kepala Penggdaian Cabang Banjarmasin Pratikno memprediksi untuk tahun 2016 ini investasi emas perhiasan dan emas batangan tetap akan dilirik…

BPKP KAWAL PD. PASAR BAUNTUNG BATUAH MENUJU TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK
Uncategorized / 27/01/2016

“Dengan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Banjar dan BPKP mudah-mudahan memberi hasil yang maksimal untuk proses tata kelola dan manajemen PD Pasar yang lebih profesional” tegas Dirut PD Pasar Bauntung Batuah, Dwi Bagusidian W, dalam sambutannya mengawali penandatanganan Nota Kesepahaman antara PD Pasar Bauntung Batuah dengan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan (18/10) Kegiatan tersebut  digelar di Ruang Rapat Kepala BPKP Kalsel yang  dihadiri oleh Badan Pengawas, seluruh jajaran Direksi dan manajemen PD Pasar Bauntung Batuah, para Pejabat Struktural BPKP Kalsel dan PFA Bidang Akuntan Negara yang langsung dikomandoi oleh Kepala BPKP Kalsel Sumitro. Mengawali penandatanganan Nota Kesepahaman, Ketua Badan Pengawas Nasrunsyah memberi mandat kepada Sekretaris Badan Pengawas Tajuddin Nor untuk menyampaikan pesan bahwa beliau menyambut baik dan bahagia atas penandatanganan Nota Kesepahaman ini karena merupakan wujud kepedulian PD Pasar Bauntung Batuah dan BPKP dalam mewujudkan perusahaan yang sehat dan terpercaya. Dalam sambutannya, Kepala BPKP Kalsel Sumitro mengungkapkan tantangan PD Pasar Bauntung Batuah harus dapat mengubah image pasar yang becek dan jorok. Adanya inovasi dapat memacu pasar untuk berkembang dengan baik, memupuk pendapatan untuk kesejahteraan bersama, namun tetap tidak menyimpang dari aturan. “BPKP siap membantu PD Pasar Bauntung Batuah jika ada kesulitan dalam penerapan proses tata kelola perusahaan yang baik.”

Harga Sembako di Pasar Martapura Mengalami Penurunan
Uncategorized / 27/01/2016

Harga Sembako di Pasar Martapura Mengalami Penurunan BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA – Pekan ini warga kota berjulukan Intan, Martapura, Kabupaten Banjar patut bersyukur dan berbangga. Terutama bagi ibu rumah tangga yang kerap ke pasar tradisional untuk membeli sembako. Hal itu tak lain dikarenakan banyak barang-barang sembako terutama di Pasar Bauntung Batuah Martapura mengalami penurunan harga, Kamis (6/8/2015). Sedikitnya sebesar 60 persen jenis barang sembako di Pasar Bauntung Batuah Martapura mengalami penurunan. Sedangkan 40 persen sisanya stagnan masih di harga yang sama. Kadisperindag Banjar, H Ramlan melalui Kabid Perdagangannya, H Gea terkait penurunan tersebut dirinya tak menampik. Menurutnya, hal itu tak lain dikarenakan hokum ekonomi seiring menurunnya permintaan pasar. “Jelang lebaran atau di Ramadan sendiri, perilaku konsumsi masyarakat memang mengalami peningkatan pesat. Namun selang bergulirnya waktu selama dua pekan, permintaan pasar pun kembali normal seperti biasa,” terangnya.

Mengenal Batu Red Borneo Asal Martapura
Uncategorized / 27/01/2016

Mengenal Batu Red Borneo Asal Martapura Geliat batu mulia di Martapura tepatnya di Pasar Cahaya Bumi Selamat (CBS) atau lebih dikenal dengan sebutan Pasar Intan Martapura, kian bersinar. Apalagi, tren bebatuan mulia juga menjadi “magnet” tersendiri bagi pecinta batu mulia untuk melancong ke Pasar Intan Martapura. Kalimantan memiliki berbagai jenis batu mulia diantaranya Red Borneo. Untuk saat ini Batu Red Borneo hanya ditemukan di kalimantan selatan tepatnya di Kabupaten Banjar dan tidak ditemukan didaerah-daerah lain karena itulah maka batu ini diberi nama Batu Merah Borneo atau Batu Red Borneo. Nama lain yang biasa disematkan adalah Ruby Kalimantan atau Natural Rhodonite. Batu ini adalah batu solid yang memiliki kandungan rodocrosite, memiliki tekstur yang sangat unik, serta lama kelamaan memiliki tekstur warna hitam dan terkadang ada tekstur berwarna krem muda yang sangat tipis pada permukaan batu. Batu Red Borneo yang asli akan tembus cahaya. Harga Red Borneo berkisar ratusan ribu hingga ratusan juta rupiah. Harganya yang melambung tinggi, sehingga batu mulia ini disebut juga batu bacannya Kalimantan. Tak heran bila batu Red Borneo menjadi incaran kolektor mancanegara.